PONDOK PESANTREN MANBA'UL ULUM

KLEPEK SUKOSEWU BOJONEGORO JAWA TIMUR

Home

Nak Enten lerese Sangkeng Allah Nak enten Salahe niku sangkeng Admin :):)

view:  full / summary

JADWAL DAN SISWA REMIDI BIOLOGI KELAS 10 MA MANBA'UL ULUM SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Posted by manbaululum on February 27, 2015 at 2:20 AM Comments comments (0)

HARAP NAMA - NAMA DIBAWAH INI UNTUK MENGIKUTI REMIDI ULANGAN BIOLOGI KELAS 10 BAB KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN PLANTAE

PADA HARI SELASA, 3 MARET 2015 JAM 13.30 GEDUNG LAB IPA MA MANBA'UL ULUM

1. AFIFATUS SALIKAH

2. WAHYU FERDIANSYAH

3. MUHAMMAD KHOLIL

4. AGUS KURNIAWAN

5. AGUS KURNIAWAN

6. M. ALIM SUSANTO

7. DEPTIYAN YUDIANTO

8. HERU PRASETIYO

9. HERMIN WAHYU KHASANAH

10. NILA HIDAYATUL FAJARIYAH

11. NUR ROHMAH

12. ALFAINI MUCHASONAH

13. SITI ROPIATIN

14. LISTIANAWATI

DAN JUGA BAGI YANG BELUM MENGIKUTI ULANGAN JUGA PADA JAM YANG SAMA DAN TEMPAT YANG SAMA.

GURU BIOLOGI ( M. SAIFUL ANAM,S.Pd)



ZIARAH MTS MA

Posted by manbaululum on February 23, 2015 at 5:50 AM Comments comments (0)

Guna Menambah pengetahuan Dan pengalaman dalam sisi mental spiritual maupun Bertafakkur terhadap alam semesta ciptaan Allah SWT, Maka Semua Siswa Siswi MTsT-MAT (kls 9 dan 12 wajib, kls 7,8,10 dan 11 Diharapkan ) mengikuti kegiatan Tour Ziarah wisata Dengan biaya Rp 160.000,- Dengan rute Insya Allah Sebagai berikut:

1. Sunan Bayat (Klaten Djogjakarta)

2. Sunan Gunungpring Raden Santri (Muntilan Magelang)

3. Petilasan Syech subakir (Gunung tidar Magelang)

4. Candi Borobudur (Magelang)

5. Musium Dirgantara (Djogjakarta)

6. Pantai Parangtritis (Djogjakarta)

7. Malioboro (Djogjakarta)

Insya Allah akan dilaksanakan pada

Hari : Jumat-sabtu

Tgl/bln/Th : 3-4 april 2015

daftarkan diri anda Sebelum Kuota peserta penuh ( 2 Armada bus ) .

 


ISRA' MI'RAJ ( 1 )

Posted by manbaululum on June 19, 2011 at 8:23 PM Comments comments (1)

Manakala Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam masih berada di tengahperiode dakwah yang akan menerobos jalan antara pencapaian kesuksesandan penindasan sementara secercah harapan mulai tampak dari kejauhan,maka terjadilah peristiwa Isra` dan Mi’raj ini.

Mengenai kapan waktu terjadinya, masih terdapat perbedaan pendapat menjadi beberapa pendapat, diantaranya:

 

Peristiwa Isra` terjadi pada tahun dimana Allah memuliakan Nabi-Nyadengan an-Nubuwwah, ini adalah pendapat yang dipilih oleh ath-Thabary.

Peristiwa ini terjadi 5 tahun setelah diutusnya beliau menjadi Nabi, pendapat ini dikuatkan oleh an-Nawawy dan al-Qurthuby.

Peristiwa ini terjadi pada malam 27 bulan Rajab tahun 10 dari kenabian, pendapat ini dipilih oleh al-‘Allâmah al-Manshurfûry.

Peristiwa ini terjadi 16 bulan sebelum hijrah, tepatnya pada bulan Ramadlan tahun 12 dari kenabian.

Peristiwa ini terjadi 1 tahun 2 bulan sebelum hijrah, tepatnya pada bulan Muharram tahun 13 dari kenabian.

Peristiwa ini terjadi 1 tahun sebelum hijrah, tepatnya pada bulan Rabî’ul Awwal tahun 13 dari kenabian.

 

Indikasi dari tiga pendapat pertama adalah bahwa Khadijahradliallâhu 'anha wafat pada bulan Ramadlan tahun 10 dari kenabian.Beliau ini wafat sebelum datangnya wahyu yang mewajibkan shalat limawaktu sementara tidak ada perselisihan pendapat di kalangan para ulamabahwa shalat lima waktu diwajibkan pada malam Isra`.

Sedangkan mengenai tiga pendapat terakhir lainnya, saya(pengarang buku ini-red) belum menemukan pendapat yang dapat menguatkansalah satu darinya selain topik bahasan di dalam surat al-Isra` yangmenunjukkan bahwa peristiwa ini terjadi pada tahun-tahun terakhirsekali.

 

Para ulama hadits meriwayatkan rincian dari peristiwa ini, dan berikut akan kami paparkan secara ringkas:

“Ibn al-Qayyim berkata: ‘Menurut riwayat yang shahih bahwaRasulullah shallallâhu 'alaihi wa sallam diisra`kan dengan jasadnyadari al-Masjid al-Haram menuju Baitul Maqdis dengan mengendaraial-Burâq, ditemani oleh Jibril -'alaihimassalâm

 

-. Lalu beliau singgah di sana serta menjadi imam shalat bagi para Nabi, lalu menambat al-Burâq pada pintu masjid.

Kemudian pada malam itu, beliau di-mi’raj-kan dari Baitul Maqdismenuju langit dunia. Jibril meminta agar pintu langit dibukakan untukbeliau shallallâhu 'alaihi wa sallam lalu terbukalah pintunya. Disana,beliau melihat Adam, bapak manusia. Beliau memberi salam kepadanyalantas dia menyambutnya dan membalas salam tersebut serta mengakuikenabian beliau shallallâhu 'alaihi wa sallam. Allah juga menampakkankepada beliau ruh-ruh para syuhada dari sebelah kanannya dan ruh-ruhorang-orang yang sengsara dari sebelah kirinya.

 

Kemudian beliau di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-dua. Jibril memintaagar dibukakan pintunya untuk beliau shallallâhu 'alaihi wa sallam. Disana beliau melihat Nabi Yahya bin Zakaria dan ‘Isa bin Maryam, lalumenjumpai keduanya dan memberi salam. Keduanya menjawab salam tersebutdan menyambut beliau serta mengakui kenabian beliau.

 

Kemudian di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-tiga. Di sana beliaumelihat nabi Yusuf lalu memberi salam kepadanya. Dia membalasnya danmenyambut beliau serta mengakui kenabian beliau.

 

Kemudian di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-empat. Di sana beliaumelihat Nabi Idris lalu memberi salam kepadanya. Dia menyambut beliaudan mengakui kenabian beliau.

 

Kemudian beliau di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-lima. Di sanabeliau melihat Nabi Harun bin ‘Imran lalu memberi salam kepadanya. Diamenyambut beliau dan mengakui kenabian beliau.

 

Kemudian beliau di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-enam. Di sanabeliau bertemu dengan Nabi Musa bin ‘Imran lalu memberi salamkepadanya. Dia menyambut beliau dan mengakui kenabian beliau.

Tatkala beliau hendak berlalu, Nabi Musa menangis. Ketikaditanyakan kepadanya: ‘apa yang membuatmu menangis?’. Dia menjawab:‘Aku menangis karena rupanya ada seorang yang diutus setelahku tetapiumatnya yang masuk surga lebih banyak dari umatku’.

 

Kemudian beliau di-mi’raj-kan lagi ke langit ke-tujuh. Di sanabeliau bertemu dengan Nabi Ibrahim 'alaihissalâm lalu beliau memberisalam kepadanya. Dia menyambut beliau dan mengakui kenabian beliau.

 

Kemudian beliau naik ke Sidratul Muntaha, lalu al-Bait al-Ma’mûr dinaikkan untuknya.

 

Kemudian beliau di-mi’raj-kan lagi menuju Allah Jalla Jalâluh,al-Jabbâr. Beliau mendekat dari-Nya hingga hampir benar-benar dekat.Dia mewahyukan kepada hamba-Nya ini dengan wahyu, mewajibkan kepadanya50 waktu shalat. Beliau lalu kembali hingga melewati Nabi Musa.

Dia lalu bertanya kepada beliau: ‘Apa yang diperintahkan kepadamu?’. Beliau menjawab: ’50 waktu shalat’.

Dia berkata: ‘Umatmu pasti tidak sanggup melakukan itu, kembalilahke Rabb-mu dan mintalah keringanan/dispensasi untuk umatmu!’.

 

Beliau menoleh ke arah Jibril seakan ingin memintakan pendapatnyadalam masalah itu. Dia mengisyaratkan persetujuannya jika beliau memangmenginginkan hal itu.

Lalu Jibril membawa beliau naik lagi hingga membawanya ke hadapanAllah Tabâraka Wa Ta’ala, al-Jabbâr sedangkan Dia Ta’âla berada ditempatnya -ini adalah lafazh al-Bukhâry pada sebagian jalurperiwayatannya- . Lalu Dia Ta’âla meringankannya menjadi 10 waktushalat. Kemudian beliau turun hingga kembali melewati Nabi Musa lagilantas memberitahukan perihal tersebut kepadanya. Dia berkata kepadabeliau: ‘Kembalilah lagi kepada Rabb-mu dan mintalah keringanan!’.Beliau masih ragu-ragu antara mengikuti saran Musa dan memintakeringanan kepada Allah ‘Azza Wa Jalla hingga akhirnya Dia Ta’âlamenjadikannya 5 waktu shalat. Musa kemudian memerintahkan beliau agarkembali kepada Rabb dan memintakan keringanan lagi.

 

Lalu beliau menjawab: ‘Aku malu kepada Rabb-ku akan tetapi aku reladengan hal ini dan berserah diri’. Setelah beliau menjauh, datanglahsuara memanggil: ‘Engkau telah menyetujui fardlu-Ku dan Aku telahmemberikan keringanan untuk para hamba-Ku’ “ [1] -selesai ucapan Ibnal-Qayyim-.

bersambung....


Gerhana Bulan Perdana 2011

Posted by manbaululum on June 19, 2011 at 8:12 PM Comments comments (0)

Gerhana Bulan Perdana 2011 Disaksikan Seluruh Indonesia.

Kamis, 16 Juni 11

Gerhanabulan penuh [Insya Allah] akan terjadi Kamis (16/6) dini hari. Keunikangerhana bulan penuh kali ini dibandingkan yang sebelumnya adalah karenaperistiwa alam tersebut akan bisa disaksikan di seluruh wilayahIndonesia secara merata.

 

Peristiwa gerhana bulan nanti adalah gerhana bulan total pertamapada tahun 2011 ini. Gerhana bulan total kedua diprediksi akan terjadi10 Desember nanti."Total tahun ini akan terjadi enam gerhana," kataAstronom Institut Teknologi Bandung (ITB), Moedji Raharto.

 

Dua dari total enam gerhana tersebut adalah gerhana bulan total,sedangkan empat lainnya adalah gerhana matahari sebagian. Peristiwagerhana matahari pertama dan kedua sudah terjadi masing-masing 4Januari dan 1 Juni lalu, namun peristiwa tersebut tidak bisa dilihat diIndonesia, begitu juga gerhana matahari pada 1 Juli dan 25 Novembernanti.

 

Menurut Moedji, peristiwa nanti merupakan peristiwa yang unikkarena bulan yang masuk ke umbra bumi sama sekali tidak dapat sorotancahaya dari matahari kecuali yang dibelokkan bumi. Ia memprediksi akanterdapat warna-warni di daerah umbra yang merupakan indikator daritanggungan debu aerosol yang ada di angkasa bumi. "itu sangat unikkarena saat ini sering hujan, meskipun seharusnya masuk musim kemarau,"katanya

 

Moedji menyatakan tinggi gerhana bulan nanti rata-rata adalah 45derajat. Khusus untuk wilayah Indonesia bagian timur, seperti Jayapura,tampaknya tingginya hanya 20 derajat.

 

Moedji merinci, fenomena gerhana umbra nanti sebenarnya akanberlangsung sejak pukul 01.22 WIB sampai pukul 05.03 WIB. Namun gerhanabulan total hanya akan berlangsung selama satu jam 41 menit, yakni daripukul 02.2 WIB sampai 04.03 WIB. Puncak gerhana bulan total akanberlangsung pada pukul 03.13 WIB, yaitu ketika posisi pusat bundaranblan berada dekat dengan sumbu kerucut Umbra.

 

Momen gerhana Umbra 16 Juni 2011 akan berlangsung dini hari padajam 01:22 wib – jam 05: 03 wib. Kemudian Bulan meninggalkan Penumbrapada jam 06:01 wib. Diantara momen gerhana Umbra tersebut terdapatmomen gerhana Bulan Total yang akan berlangsung selama 1 jam 41 menityaitu antara jam 02.22 WIB sampai 04.03 WIB.

 

[Sumber: www.republika.co.id]

 


Text Aurad Ratib Al Athos

Posted by manbaululum on June 2, 2011 at 12:52 AM Comments comments (2)

اَعُوْذُبِا للهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَا نِ الرَّجِيْمِ (ثَلاَثًا)

 (لَوْاَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَاَيْتَهُ خَاشِعًامُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللهِ  وِتِلْكَ اْلاَمْثَالُ نَضْرِبُهَالِلنَاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ. هُوَاللهُ الَّذِيْ لاَاِلَهَاِلاَّ هُوَعَالِمُ اْلغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَالرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُهُوَاللهُ الَّذِيْ لآ اِلَهَ اِلاَّ هُوَاْلمَلِكُ اْلقُدُّوْسُالسَّلاَمُ اْلمُؤْمِنُ اْلمُهَيْمِنُ اْلعَزِيْزُاْمجَبَارُاْلمُتَكَبِّرُ  سُبْحَانَ اللهِ عَمَّايُشْرِ كُوْنَ  هُوَاللهُاْمخَالِقُ اْلبَارِئُ اْلمُصَوِّرُلَهُ اْلاَسْمَاءُ اْمحُسْنَىيُسَبِّحُ لَهُ مَافِى السَّمَوَاتِ وِاْلاَرْضِ وَهُوَالْعَزِيْزُاْمحَكِيْمِ )

 اَعُوْذُبِاللهِ السَّمِيْحِ اْلعَلِيْمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ (ثلاثا)

 اَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّا مَّاتِ مِنْ شَرِّمَا خَلَقَ (ثلاثا)

 بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُرُّمَعَ اسْمِهِ    شَىْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلاَفِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ (ثلاثا)

 بِسْمِاللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّبِاللهِالْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (عَشْرًا) بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ(ثَلاَثًا)

 بِسْمِ اللهِ تَحَصَّنَّا بِاللهِ.بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْنَا بِاللهِ (ثَلاَثًا)

 بِسْمِ اللهِ آمَنَّابِاللهِ. وَمَنْ يُؤْ مِنْ بِاللهِ لاَخَوْفٌ عَلَيْهِ (ثَلاَثًا)

 سُبْحَانَ اللهِ عَزَّاللهِ. سُبْحَانَ اللهِ جَلَّ اللهِ (ثَلاَثًا)

 سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ.سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ (ثَلاَثًا)

 سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُلِلَّهِ وَلآ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ (اَرْبَعًا)

 يَالَطِيْفًابِخَلْقِهِ يَاعَلِيْمًا بِخَلْقِهِ يَاخَبِيْرًا بِخَلْقِهِ. اُلْطُفْبِنَايَالَطِيْفُ,يَاعَلِيْمُ يَاخَبِيْرً (ثلاثا)

 يَالَطِيْفًا لَمْ يَزَلْ. اُلْطُفْ بِنَافِيْمَانَزَلْ اِنَّكَ لَطِيْفٌلَمْ تَزَلْ. اُلْطُفْ بِنَاوَ الْمُسْلِمِيْنَ (ثَلاَثًا)

 لآ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ (اَرْبَعِيْنَ مَرَّةً)

 لآ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ.

 حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ (سبعا)

 اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ (عَشْرًا)

  اَسْتَغْفِرَاللهَ (اا مَرَّةً).

 تَائِبُوْنَ اِلَى اللهِ (ثَلاَثًا)

 يَااَللهُ بِهَا.يَااَللهُ بِهَا يَااَللهُ بِحُسْنِ اْلخَاتِمَةِ (ثَلاَثً)

 غُفْرَا نَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ اْلمَصِيْرُ لاَيُكَلِفُ اللهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسُعَهَا لَهَا مَا اكَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكَتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَا خِذْنَا اِنْ نَسِيْنَا اَوْاَخْطَأْ نَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَا قَةَلَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلاَ نَا فَانْصُرْنَا عَلَى اْلقَوْمِ اْلكَا فِرِيْنَ.

 



Rss_feed